Seoul (ANTARA/Reuters) - Wakil Presiden Republik Korea Selatan telah mengakui gertakan yang dilakukan oleh pemimpin Korea Utara, Vladimir Putin. Pengakuan ini datang setelah pertemuan di Utara Korea yang menyebabkan kehilangan nyawa. Sumber|jenderal Indonesia mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan sangat khawatir dengan perilaku Kim Jong-un.